Kenta melawat rumah kawannya dan tiba-tiba menolak ibu kawannya, Mei, ke bawah sambil memberi salam. - - Sejak dia menyaksikan Mei melancap dengan riak wajah yang sedih pada hari dia datang ke rumah ini, Kenta sudah tidak mampu menahan emosi yang sedang membuak-buak dalam dirinya. - - Mei, yang dikaguminya sejak kecil, diseksa oleh kekecewaan. - - Kalau begitu, saya mahu menghiburkan awak... - Mei berasa setia pada belaian Kenta yang kekok tetapi penuh ghairah, dan akhirnya melemahkan keupayaannya untuk melawan.