Sudah lama sejak ibu istriku, ibu mertuaku Ryoko, datang ke rumahku. - - Saya berencana untuk tinggal di sana selama beberapa hari libur. - - Aku selalu mengira ibu mertuamu adalah orang yang cantik, seperti yang selalu kupikirkan sejak aku datang untuk memberinya ucapan selamat pernikahanku. - – Tentu saja, istriku lebih baik jika dia lebih muda, tapi maksudmu dia memiliki kilau yang tak terlukiskan? - - Aku sangat puas dengan keseksian dan pantat montoknya. - - Itu sebabnya kali ini, aku ingin menjilat dan memperkosa ibu mertuaku, meski itu hanya dalam imajinasiku! - - !