Erika, seorang pekerja kantoran, dengan gembira kembali bekerja setelah melahirkan. Karyawan lain menyambutnya kembali. Namun, Erika berbeda ketika kembali. Payudaranya terasa penuh dan ia sedang berada di masa puncak produksi ASI. Ia terpaksa melepas bantalan payudaranya di dapur dan mulai memerah ASI. Seorang rekan kerja kebetulan menyaksikan kejadian ini, dan sejak saat itu, pandangan para karyawan pria terhadap Erika mulai berubah ke arah yang kurang senonoh.