Tak kuasa menahan rasa frustrasinya, Eriko pun mulai menjalin hubungan dengan anaknya. - - Saat kamu menyesalinya, semuanya sudah terlambat. - - Hanya dengan satu kesalahan, Eriko menjadi terobsesi dengan putranya. - - Aku tidak bisa menahan keinginan untuk dipeluk oleh anakku lagi. - - Tapi suamiku pulang malam ini. - - Satu-satunya kesempatan yang saya dapatkan adalah saat suami saya sedang mandi. - - Eriko memutuskan untuk menuangkan semua keinginannya ke dalam 15 menit ini.