Istriku, yang memandang rendahku dengan sikap meremehkan, bersikap dingin padaku di rumah tetapi menghabiskan waktunya dengan pria lain di luar. Aku tidak punya alasan untuk mentolerir wanita seperti itu lagi. Aku menyuruh orang menyerangnya dan melatihnya. Diam-diam aku membuat rencana untuk meninggalkan istriku yang hancur. Istriku, yang tidak menyadari apa pun, menatapku tajam dan memberiku seks oral untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun. Sejak saat itu, hidup istriku mulai terjerumus ke dalam neraka yang telah kubuat. Ini bukan sekadar perselingkuhan. Ini adalah balas dendam.